Tikar Ma'anyan - puyakala

From : Masyarakat Adat Dayak Ma'anyan, Kalteng

Rp 2,000,000
  • Terbuat dari anyaman rotan dengan pewarnaan alam.
  • Motif unik sesuai dengan gaya dekorasi rumah bernuansa etnik.
  • perawata mudah.

Kode Dimensi Bahan Baku Stok Berat
ANY071404 p.190 x l.100 cm Rotan 1 1 kg
Kuantitas
Deskripsi produk

Produk ini menggunakan anyaman rotan dibuat oleh Perempuan Adat yang bergabung dalam Kelompok Ngaman Talam Jari (arti: menganyam dengan indah), dari Masyarakat Adat Dayak Ma'anyan, Kalimantan Tengah.

Masyarakat Ma'anyan yang hidup di sekitar Kabupaten Barito Timur, masih menjalankan ritual paramisi. Ritual yang dimaksud adalah sibunuhnya beras & ranu tatungkal.  Ritual Sibunuhnya Beras merupakan ritual memohon restu kepada leluhur dengan simbol meletakkan beras di atas kepala.  Sedangkan Ritual Ranu Tatungkal merupakan ritual membersihkan segala sesuatu yang bersifat tidak baik dengan simbol memercikan air.

Proses pewarnaan rotan menggunakan bahan pewarnaan alam.  Warna hitam diperoleh dari rendaman daun rambutan.  Rotan direndam selama satu malam kemudian direbus selama satu malam.  Ada aturan yang mereka masih yakini sampai sekarang, yaitu perempuan yang sedang masa datang bulan tidak diperbolehkan melakukan proses pewarnaan alam.

Motif yang tertuang pada setiap anyaman terinsipirasi dari obyek yang terdapat di sekitar kehidupan mereka.  Untuk produk ini, didominasi oleh motif puyakala. Kalajengking dalam bahasa lokal disebut puyakala.  Motif ini termasuk kategori teknik menganyam yang sulit dikerjakan oleh pemula.




Review Produk

Please Login to review this product.

  • Tidak ada review
Mungkin anda tertarik