Koja merupakan tas Baduy yang terbuat dari anyaman serat kulit pohon teureup (Artocarpus elastica), sejenis pohon sukun.Produk ini mirip dengan Jarog, perbedaannya di bagian talinya. Tali koja dapat diatur panjangnya, dan di bagian ujungnya disematkan batok kelapa sebagai simpul penguncinya. Produk ini digunakan oleh Masyarakat Baduy dalam keseharian, seperti berladang dan menangkap ikan di sungai.
Proses pembuatan tas ini berdasarkan pengetahuan lokal yang diajarkan secara turun temurun. kulit pohon teureup dijemur sampai kering kemudian dipotong-potong menjadi serabut lalu dipilin-pilin sampai menjadi semacam tali/benang. Selanjutnya dirajut sampai menjadi tas dengan ukuran sesuai keperluan mereka. Pembuatan tas ini memerlukan waktu hampir satu minggu, tergantung dari ketersediaan bahan baku dan kerumitan model anyamannya. Bentuk tas ini menyerupai jaring-jaring yang menjadikan tas ini mempunyai kapasitas yang cukup besar.