Oct
15
2021

Bagikan

Mengenal Tas Khas Baduy


Masyarakat Baduy mempunyai beberapa tas yang khas untuk melengkapi kebutuhan sehari hari mereka. Menurut cerita ada 4 jenis tas yang sering digunakan diantaranya kepek, koja dan jaroq serta tas gandongan.

Kepek banyak difungsikan sebagai wadah penyimpanan kain tenun dengan ukuran cukup besar, panjangnya 70 - 80 cm dengan tinggi 50 - 60 cm.  Selain itu, kepek difungsikan sebagai wadah seserahan pada saat upacara pernikahan adat baduy. Saat ini, kepek dibuat dengan ukuran lebih kecil sehingga dapat difungsikan sebagai tas yang unik.

Kepek termasuk produk ramah lingkungan karena terbuat dari material alami yang diperoleh dari wilayah adat Masyarakat Baduy. Adapun material terdiri dari kulit pohon sarai (sejenis pohon aren) dan rotan, yang dijahit dengan batang tanaman resam (sejenis tanaman paku-pakuan), serta anyaman bambu untuk bagian dalam. Sedangkan bagian talinya terbuat anyaman kulit pohon teureup (Artocarpus elastica). Jika dibuat dan dikerjakan sesuai dengan kearifan lokal maka umur pemakaian kepek bisa mencapai 60 tahun.

Selain kepek, Masyarakat Baduy mempunyai koleksi tas unik lainnya untuk fungsi berbeda, yaitu Koja dan Jaroq. Kedua tas tersebut dibedakan pada bagian talinya. Koja menggunakan tali yang tidak dapat diatur panjangnya. Sedangkan Jaroq sebaliknya. Oleh karena badan tas dijalin menyerupai jaring-jaring membuat tas lentur [baca: melar] sehingga cocok dikenakan pada saat berladang untuk membawa hasil kebun.

Ketiganya tidak bermasalah dengan tetesan air dan debu tapi yang perlu diperhatikan adalah perawatannya, yaitu jangan terlalu lama disimpan dalam lemari karena bisa berjamur dan rapuh. Sesekali perlu diangin-anginkan supaya tetap kering.

Pada Jaroq dan Koja biasanya memiliki hiasan di bagian ujung bawah tas, sebagai simpul pengunci. Bentuknya cukup khas dan unik. Masyarakat Baduy biasanya menyebut dengan istilah buah sereuh jika simpul tesebut diikat menjadisatu atau ceker ayam, jika dibiarkan tanpa diikat menjadi satu. Biasanya setiap hiasan ini terdiri 6-8 jalinan.

Tas gandongan biasanya dikenakan oleh Masyarakat Baduy Dalam. Tas ini menggunakan kain tenun polos berwarna putih mirip dengan yang bahan yang digunakan untuk telekung (ikat kepala).


(RA/2021)

 

 



Picture Gallery