Dec
06
2019

Bagikan

Belanja Produk Unik dan Sehat di Festival PARARA



Festival Penen Raya Nusantara atau PARARA merupakan agenda dua tahunan yangdigagas oleh Konsorsium PARARA, bertujuan untuk mempromosikan dan menampilkanproduk-produk kewirausahaan dari berbagai komunitas dan masyarakat adat. Produk-produktersebut merupakan hasil upaya komunitas untuk mendukung kehidupan danmeningkatkan kesejahteraannya dengan memperhatikan keseimbangan antara alam danmanusia, dan berasal dari tradisi kearifan dan budaya komunitas tersebut.

 

Selain sebagai ajang promosi produk komunitas, PARARA juga menjadi forumuntuk menyuarakan isu-isu sebagai berikut:

  1.           Ketahanan & kedaulatan pangan
  2.           Komunitas/ masyarakat adat yang menghasilkanproduk/ komoditas dengan mempertahankan kearifan lokal
  3.           Praktek ekonomi yang adil dan ramahlingkungan
  4.           Integrasi komunitaslokal dengan pasar beserta kebijakan yang mempengaruhinya.

 

Tema dari Festival PARARA 2019 masih sama dengan sebelumnya, yaitu jaga tradisirawat bumi.  Rangkaianacaranya cukup menarik dan sesuai dengan masyarakat urban, seperti PameranProduk Komunitas dalam bentuk pangan dan kerajinan, Diskusi, Workshop & Talk Show, Coaching Clinic, Pameran Foto, MozaikPangan Nusantara, Dunia Anak, dan Pertunjukan Seni & Tradisi Nusantara.

 

Penyelenggaraacara ini adalah anggota Konsorsium PARARA berjumlah 29 lembaga, yaitu NTFP-EP,WWF Indonesia, WALHI, ASPPUK, JKTI, KEHATI, GEF SGP, Kemitraan, RECOFTC, KPAM,AOI, Samdhana Institute, JMHI, JMM Sintang, Yayasan Riak Bumi, YDT Pontianak,PIB, Rumah Organik, FKKM, WARSI, YADUPA Jayapura, YMI Riau, YWKS Lampung,Yayasan Palung, KIARA, Yayasan Petak Danum, Yayasan Penabulu, TropenbosIndonesia dan RMI.

 

Sayangnyahanya beberapa anggota Konsorsium PARARA dan mitra PARARA yang membuka booth,diantaranya: Borneo Chic [NTFP-EP], Konsorsium Green Livelihoods Alliance[NTFP-EP], WWF Indonesia, WALHI, ASPPUK, JKTI, Terasmitra [GEF-SGP], Kemitraan,KIARA, Gerai Nusantara [KPAM], Nusantara Indigenous Coffee [KPAM],Samdhana Institute, JMHI, YARO [Rumah organik], FKKM, WARSI, Yayasan Palung,Tropenbos Indonesia, RMI, Tanoker, Mozaik Pangan, Local Harvest.

 

Tahun ini, PARARA menghadirkan perwakilankomunitas dari masyarakat adat Talang Mamak yang diminta mengisi salahsatu rangkaian kegiatan Workshop untuk memperagakan menganyam daun pandan.  Kegiatan ini membantu untuk menarikpengunjung pusat perbelanjaan ke area Festival PARARA berlangsung.  Pengunjung juga dipersilahkan untuk mencobamempraktekan secara langsung bersama mereka.

 

Komunitas Talang Mamak adalahsalah satu dari komunitas adat yang mempunyai wilayah adat di sekitar KabupatenIndragiri Hulu, Riau.  Keberadaan merekaterancam hilang karena tergerus oleh peradaban kebudayaan pendatang.  Mereka masih melakukan upacara adat dalammenjalankan kehidupan mereka. Untuk memenuhi kebutuhan upacara adat, masyarakatTalang Mamak masih membuat peralatan dengan menggunakan bahan baku yangbersumber dari hutan adat mereka, salah satunya membuat lapiksemacam tikar dari anyaman pandan (Pandanus sp.), anyaman bigau dan anyaman rumbai.  Saat ini, mereka membuat anyaman pandanyang dikembangkan menjadi produk inovasi dan dapat digunakan sehari-hari,seperti tikar, placemats (alas makan) dan alas gelas serta tas.  Mereka juga membuat gelang dan sedotan daritanaman resam (Dicranopteris linearis).  Sejak dulu mereka sudah menggunakan sedotanresam dalam acara begawai untuk ritual minum air sayar.

 

Produk yang dipersiapkan oleh GeraiNusantara dalam pameran di event Festival PARARA tahun ini sebanyak 274produk dengan nilai nominal sekitar Rp. 60 juta, meliputi jenis tenun ikatdalam bentuk kain lebar, syal maupun dalam bentuk table runner, anekaproduk tas, kain dengan pewarnaan teknik celup (tie-dye), aneka produkasesoris, aneka keperluan dekorasi rumah dan pakaian perempuan dan laki lakidengan desain unik dan kekinian. Sebagai tambahan adalah kopi yang sudah dalambentuk roasted beans dan manual brewing. Adapun jenis kopi yangdibawa adalah jenis arabika dan robusta dari daerah Enrekang, Seko, Flores,Bali dan Bengkulu.

 

Saat ini, PARARA juga memiliki sebuahRESTO yang menyediakan produk unik dengan hidangan sehat dan enak tentunya.Silahkan mampir jika sedang berada di sekitar Kemang, Jakarta.

 

 

(RA/2019)

 




Picture Gallery